ARTIKEL TENTANG SEMINAR
TECH IN ASIA “STARTUP
FOUNDER”
Disaat saya mengikuti seminar tersebut kami mendapat beberapa
pengetahuan baru dengan bagaimana cara membuat atau mendirikan sebuah perusahaan
berbasis internet. Pertama, apakah anda tahu startup itu apa? Pengertian
startup yaitu sebuah perusaan yang baru saja di bangun atau masih dalam
rintisan, namun tidak berlaku untuk sebuah bidang usaha istilah startup ini
lebih di kategorikan untuk perusahaaan bidang teknologi dan informasi yang
berkembang di dunia internet. Jenis bisnisnya bisa beragam, misalnya seperti pengembang
aplikasi, sistim pembayaran, jasa, perdagangan dan lain sebagainya.
Contoh startup di Indonesia misalnya
:
- Kaskus
- Bukalapak.com
- Lazada
- Tokopedia
- Shopee
- Go-jek
- Grab
- Traveloka, dll
Ketika kami mengikuti seminar ini ada dua narasumber
yang akan menjelaskan serta memberi kami arahan tentang startup founder ini,berikut ini kedua narasumber itu
Yang pertama bernama Bernandus sumartok,
beliau adalah CEO founder Tripvisto, bagi anda yang belum tahu Tripvisto itu
apa?. Tripvisto merupakan situs marketplace paket wisata dan tiket atraksi liburan
di Indonesia. Mereka melayani pemesanan paket-paket wisata ke berbagai
destinasi di dunia, baik lokal maupun internasional, dengan tingkat
fleksibilitas tinggi. Pergi kapan saja dan ke mana saja dengan jumlah traveler
yang banyak sekalipun. Mereka bekerja
sama dengan supplier travel lokal di masing-masing daerah, untuk ikut
memasarkan produk ataupun jasa mereka di Tripvisto. Lokasi mereka ada d, Jalan
Arteri Pondok Indah No. 12D, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12240, Indonesia.
Bapak
Bernandus Sumartok pernah gagal 1 kali dalam membangun start up tapi dia tetap
berusaha dan akhirnya beliau membangun kembali pada Agustus 2014. Awal dibagun
dengan 4 orang hingga berjalan ya waktu tumbuh menjadi 40 team dan spending
less than $1M. Beliau menganggap bahwa startup itu seperti kekeluargaan dan
juga dia menganggap seperti soccer team/ team sepak bola, setiap pemain saling
membantu, jadi maksud beliau adalah setiap pegawainya saling membantu satu sama
lain tidak bekerja dalam bidangnya saja “ your goal should be to buy the wins, shouldn’t
be to buy the player. Di dalam startup experience kurang berpengaruh because
people with multitalent yang lebih dibutuhkan, menurut dia juga membuat teamnya
merasa happy adalah salah satu cara membuat pelanggan senang, cara beliau agar
karyawannya tetap dalam perusahannya adalah dengan cara mempererat kekeluargaan
dan memberikan rewards, tetapi jika karyawan tersebut tetap inginn pindah
beliau akan membiarkannya untuk pindah.
Yang kedua bernama Agung Nugroho, beliau
adalah CEO dari Kudo. Bagi anda yang belum mengetahui Kudo itu apa?. KUDO
(singkatan dari Kios Untuk Dagang Online) adalah sebuah perusahaan teknologi
yang menciptakan sebuah platform yang memberikan peluang kepada masyarakat
Indonesia untuk memiliki peluang usaha dengan menjadi penjual produk dari
berbagai usahawan ternama. KUDO didirikan oleh Albert Lucius dan Agung Nugroho
pada bulan Juli 2014. Mereka adalah dua orang lulusan US Business of School,
UC Berkeley. Berawal dari hanya 21
karyawan, di tahun 2016 KUDO telah berkembang menjadi sebuah perusahaan
teknologi dengan lebih dari 350 karyawan, Pada bulan September 2016. Di
aplikasi KUDO tersedia jutaan produk yang bisa diperdagangkan oleh agen KUDO.
Bukan hanya produk rumah tangga, elektronik, fashion maupun kosmetik, dan
produk online lainnya, KUDO juga menyediakan jasa transaksi pulsa, pembeian
voucher game, pembelian asuransi, pembayaran tagihan (PLN, PAM, cicilan motor)
dan pemesanan tiket.
Berikut sebuah dokumentasi disaat saya dan beberapa teman kelas saya mengikuti seminar ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar